Metode Penelitian

December 17, 2017



Objek Penelitian
Menurut Sugiyono (2009:32) pengertian objek penelitian adalah suatu attribute atau sifat nilai dari orang, objek, atau kegiatan yang mempunyai variable tertentu yang diterapkan untuk dipelajari dan ditarik kesimpulan.

Jenis Penelitian
Metode deskriptif adalah salah satu jenis penelitian yang bertujuan untuk medeskripsikan secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta dan sifat populasi tertentu, atau mencoba menggambarkan fenomena secara detail Metode korelasional merupakan suatu tipe penelitian yang melihat hubungan antara satu atau beberapa ubahan dengan satu atau beberapa ubahan yang lain (Muri Yusuf:2014).

Populasi dan Sample
Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah semua populasi dijadikan sampel

Metode Pengumpulan Data
Dokumentasi, yaitu mengumpulkan data yang diperoleh dengan cara melihat dan mengumpulkan dokumen-dokumen serta laporan-laporan yang berkaitan dengan masalah yang akan diteliti dari instansi terkait yaitu Badan Pusat Statistik.
Studi Kepustakaan, yaitu pengumpulan data yang dilakukan dengan cara membaca literatur yang berhubungan dengan penelitian ini. Data-data diperoleh dari buku-buku referensi, jurnal dan website.

Metode Pengolahan dan Analisis Data
Penelitian ini menggunakan metode data kuantitatif dengan menggunakan statistik melalui pendekatan linier berganda. Analisis data dilakukan dengan bantuan aplikasi komputer, yaitu program SPSS.

Uji Asumsi Klasik

Uji Normalitas Data
Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi, variabel pengganggu atau residual memiliki distribusi normal. Pengujian dilakukan dengan uji statistic non parametric Kolmogrov-Smirnov (K-S)

Uji Multikolonieritas
Uji multikolonieritas bertujuan untuk menguji apakah model regresi ditemukan adanya korelasi antar variabel bebas (independen).

Uji Heteroskedastisitas
Uji heteroskedastisitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain.

Uji Autokorelasi
Uji autokorelasi bertujuan menguji apakah dalam model regresi linier ada korelasi antar kesalahan pengganggu pada periode t dengan kesalahan pengganggu pada periode t-1 (sebelumnya).

Uji Hipotesis
Metode analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah metode analisis regresi linier berganda, yaitu suatu analisis yang mengukur pengaruh antarvariabel yang melibatkan lebih dari satu variabel independen terhadap variabel dependen. Adapun rumus regresi linier berganda sebagai berikut:

                      Y=α+β1X12X23X3+℮
Keterangan:
Y         =  Variabel Dependen (Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai)
α          =  Konstanta
β          =  Koefisien
X1       = Variabel Independen (Produk Domestik Bruto)
X2       = Variabel Independen (Inflasi)
X3       = Variabel Independen (Nilai Tukar Rupiah)
            = Error

Uji Koefisien Determinasi (R2)
Koefisien Determinasi (R2) digunakan untuk mengukur seberapa jauh kemampuan model regresi dalam menerangkan variabel dependen.

Uji Simultan (Uji Statistik F)
Uji statistik F pada dasarnya menunjukkan apakah semua variabel independen atau bebas yang dimasukkan dalam model mempunyai pengaruh secara bersama-sama terhadap variabel dependen/terikat.

Uji Parsial (Uji Statistik t)
Uji statistik t digunakan untuk mengetahui hubungan masing-masing variabel independen secara individu terhadap variabel dependen.

Operasionalisasi Variabel

Variabel independen (X)
Variabel independen atau variabel bebas adalah variabel yang dipengaruhi atau diterangkan oleh variabel lain tetapi tidak dapat mempengaruhi variabel yang lain (Muri Yusuf,2014:109).

You Might Also Like

0 comments

Subscribe