Nongkrong Asik Bersama Kopi Kapal Api

December 20, 2017

Ngopi pagi sebelum bekerja


Kring…kring…kring…

Alarm dari telepon genggamku berbunyi tepat pukul 04.00 wib, alarm yang membangunkanku dari mimpi indahku, bunyi alarm pertanda aktivitas hari ini telah dimulai. Segera bergegas ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu, karena sebentar lagi adzan subuh berkumandang. Selesai sholat, mandi lalu sarapan kemudian berangkat ke kantor pagi-pagi sekali untuk menghindari macet yang kerap terjadi di Jakarta.

Sampai di kantor, absen lalu bergegas ke parkiran untuk bertemu teman-teman. Parkiran yang kami jadikan basecamp untuk bermain game online dan menikmati secangkir kopi kapal api, sebelum memulai aktivitas kami hari ini. Bagi kami tidak terlalu penting dimana tempat nongkrongnya, yang penting kebersamaan dalam seteguk kehangatan bersama kopi kapal api, itu yang paling utama. Aktivitas ini setiap hari dilakukan untuk menambah semangat kami dalam bekerja. Kebetulan kami memiliki selera yang sama dalam memilih kopi yaitu kopi kapal api, jelas lebih enak. Si “hitam manis” yang begitu melekat di hati sampai hati ini tak mampu berpaling.


"Ngopilah, kerja mulu," Ujar Gilang di whatsapp grup teman-teman kantor.
  
Melihat pesan di whatsapp tadi, membuatku langsung mengalihkan pandangan pada jam yang terletak di dinding kantor. Benar saja, waktu sudah menunjukkan pukul 12.00 wib, pertanda waktu istirahat telah tiba. Setelah makan langsung menuju ke tempat dimana teman-teman sudah menunggu, dan seperti biasanya, 2 gelas kopi kapal api sudah tersedia. Sengaja kami tidak membuat kopi lebih banyak, karena kami terbiasa meminum kopi bersama dari wadah yang sama, hitung-hitung menambah keakraban dan kehangatan saat nongkrong. Sudah menjadi kebiasaan kami, siapa yang bisa istirahat lebih dulu, segera membuat kopi agar tidak memakan waktu istirahat kami. Kopi kapal api menjadi teman nongkrong kami dikala jam istirahat kerja, entah seperti apa rasanya nongkrong tanpa kopi kapal api, dan pastinya hampa, karena kehilangan teman setia yang selama ini selalu menemani kami di setiap nongkrong.

Tak terasa waktu menunjukkan pukul 17.00 wib. Segera kurapihkan peralatan kerja untuk segera bergegas pulang dan seperti biasanya, selalu berhadapan dengan macet ketika pulang kerja. Badan lelah dan pusing pasti dialami ketika sampai di rumah. Ketika sampai di  rumah berbarengan dengan waktu sholat maghrib, sholat maghrib lalu makan malam karena perut saya sudah mulai mengeluarkan irama yang tidak begitu merdu, pertanda minta diisi.

***

"Kalau mau buat kopi, air panasnya udah ada tuh di termos," ujar Ibuku.

Ibuku memang paham kalau anaknya adalah seorang kopi addicted, beliau selalu menyiapkan air panas dimalam hari, untuk aku pakai membuat kopi. Kebiasaan ngopi setelah pulang kerja memang rutin dilakukan, sebagai teman melepas penat setelah seharian pusing dan lelah dengan urusan kantor. 

Aku siapkan gelas kecil kesayangan yang aku dapat beberapa tahun lalu, saat datang ke resepsi pernikahan teman. Aku tuang kopi kapal api spesial mix ke dalam gelas, lalu seduh dengan air panas yang telah ibuku siapkan sebelumnya. Kopi kapal api spesial mix yang selalu aku stock di rumah , lantaran praktis karena sudah ada gula di dalamnya. 

Kopi tersebut aku bawa ke kamar, sebuah ruang kecil berwarna kuning di sudut rumahku, ruang dimana aku dapat bebas berekspresi. Buka laptop lalu menulis di blog pribadiku. Kopi sebagai teman mencari inspirasi yang akan aku tuangkan dalam tulisan-tulisanku. Inspirasi yang terus menerus mengalir seiring tegukan demi tegukan kopi kapal api.




"Gus, gw di warung pak Sukid," ujar Teguh dalam sebuah pesan singkatnya.

Saat jari jemariku sedang asik-asiknya bergoyang di atas keyboard laptop, telepon genggamku berbunyi, setelah kulihat ternyata ada sebuah pesan dari Teguh, yang merupakan teman rumahku, juga tetanggaku. Teguh bermaksud mengajakku nongkrong di warung kopi yang biasa kami pakai nongkrong. Segera kusambangi warung kopi pak Sukid yang lokasinya hanya beberapa meter dari rumahku. Setelah sampai, ternyata ada 2 temanku yang lain juga, yaitu Arif dan Aji. Saat baru duduk, Pak Sukid sudah menyuguhkan secangkir kopi kapal api, beliau memang sudah paham benar apa yang aku mau. Kopi kapal api menemani canda tawa kami malam itu, saat topik pembicaraan kami membahas seputar kejadian-kejadian lucu saat masa kecil dulu. Canda tawa yang memecah keheningan malam itu. Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 23.00 wib, segera pulang untuk beristirahat karena besok, harus bangun pagi-pagi sekali.

Itulah kehidupan sehari-hariku yang tak pernah bisa lepas dari kopi kapal api. Entah mulai kapan aku menyukai kopi kapal api, yang aku ingat, pertama kali jatuh cinta pada kopi kapal api adalah saat nongkrong bersama teman-teman sekolah beberapa tahun lalu. Cinta yang datang tanpa disengaja, saat menyium aroma spesial nan khas kopi kapal api yang dipesan teman di warung depan sekolah, membuat saya penasaran dan ingin mengenal lebih dekat. Mulai dengan seruputan pertama yang begitu berkesan, dilanjut seruputan selanjutnya yang benar-benar memanjakan lidahku. Ternyata saya tidak salah, cinta ini cinta tanpa debar jantung berlebih layaknya cinta terhadap manusia. Kebiasaan ngopi kapal api berlanjut sampai sekarang dan sepertinya tidak akan pernah dapat berhenti.

Kedua orang tuaku juga penikmat kopi kapal api, tak heran jika dirumahku selalu tersedia kopi kapal api, entah untuk dinikmati sendiri atau untuk disuguhkan kala ada tamu yang datang ke rumah kami. Setiap nongkrong bersama teman kantor atau teman rumah pun selalu ditemani kopi kapal api, tidak lengkap rasanya jika nongkrong tanpa kopi kapal api, bagai sayur tanpa garam, serasa hambar pastinya. Aroma yang nikmat serta khas, tingkat keasaman yang rendah dan memiliki kepahitan yang kuat, membuat lidah kami enggan  berpaling ke kopi lain.



Selalu muncul pertanyaan dalam benakku, mengapa kopi kapal api jelas lebih enak. Aroma kopi yang nikmat serta khas, tingkat keasaman yang rendah dan memiliki kepahitan yang kuat begitu memanjakan lidah para penikmat kopi. Membuatku penasaran seperti apa proses pembuatan kopi kapal api, yang jelas lebih enak.

Ternyata, tak hanya menggunakan biji kopi unggulan, Kapal Api juga selalu mengawasi proses pembuatan produk secara ketat, mulai dari pemilihan biji kopi mentah, tingkat penyangraian biji kopi, uji kestabilan cita rasa, hingga pengemasan produk. Tidak mengherankan apabila Kapal Api bisa menghasilkan kopi yang jelas lebih enak aroma dan rasanya.

Kopi kapal api tidak hanya enak di lidah, tetapi juga “enak di kantong”. Untuk dapat menikmati secangkir kopi kapal api, kita cukup mengeluarkan uang sebesar Rp 1000 untuk 1 sachet Kopi Kapal Api Special Mix. Harga yang begitu bersahabat untuk semua golongan, terutama untuk para pelajar. Jadi, tidak semua kualitas harus dibayar mahal.

Cara Menikmati Kopi Kapal Api


Kapal Api Kemasan Sachet, Kapal Api Spesial Kemasan ekonomis dan Kapal Api White Coffee Premium merupakan sebagian varian kopi kapal api, yang setiap variannya memiliki kelebihannya masing-masing, jadi perlu cara penyajian yang berbeda. Kopi kapal api memiliki varian yang dapat diminum dalam keadaan panas atau dingin. Aku pribadi lebih sering meminum kopi kapal api dalam keadaan panas, kecuali ketika seharian bekerja di lapangan yang cuacanya panas, baru menikmati kopi dingin. Untuk kopi panas aku percayakan pada kopi kapal api spesial mix, karena kopinya sudah beserta gula jadi praktis, tinggal siapkan gelas kecil, masukan kopi kedalam gelas lalu seduh dengan air panas, sudah bisa langsung dinikmati.

Untuk kopi kapal api dingin aku percayakan pada kapal api white coffee premium. Sebenarnya kapal api white coffee premium dapat disajikan dalam keadaan panas dan dingin, disajikan panas begitu nikmat, disajikan dalam keadaan dingin pun begitu segar di tenggorokan. Cara buatnya cukup mudah, tinggal siapkan gelas, masukan Kapal Api White Coffee Premium, seduh dengan air panas sampai 1/3 gelas, aduk rata lalu masukkan es batu. Es White Coffe Kapal Api sudah bisa dinikmati. Untuk Es White Coffe Kapal Api biasanya aku kreasi dengan menambahkan potongan cincau agar lebih segar lagi di tenggorokanku.

Manfaat Kopi



Menikmati kopi di pagi hari dapat menimbulkan rasa rileks sebelum memulai aktivitas. Selain itu kandungan kafeinnya dapat membantu anda terjaga selama beraktivitas dan meningkatkan memori jangka pendek dan kecepatan reaksi.

Tidak hanya untuk diminum, kopi juga bermanfaat sebagai bahan kecantikan. Tak heran jika zaman sekarang, banyak produk-produk kecantikan berbahan dasar kopi seperti masker, lulur dan lain-lain. 

* Tulisan ini diikutsertakan dalam Blog Competition #kapalApiPunyaCerita

 




You Might Also Like

0 comments

Subscribe