INILAH SPESIFIKASI ZENBOOK TERBARU, PALING TIPIS DAN RINGKAS UNTUK MOBILITAS TINGGI!

February 16, 2019


Desain ASUS ZenBook dari masa ke masa

Seiring dengan kemajuan zaman, seorang professional membutuhkan laptop yang ringan dan ringkas dengan kecepatan pemrosesan yang baik untuk dibawa bekerja. Laptop yang ringan ini akan menggantikan dominasi laptop tebal dan berat yang selama ini ada. Salah satu produsen yang meluncurkan laptop tipis  dan ringkas saat ini adalah ASUS. ASUS merilis laptop yang tipis dan ringkas melalui seri ZenBook.

ASUS ZenBook yang telah hadir sejak tahun 2011 ini telah banyak memenangkan penghargaan dari segi desain. Baik itu penghargaan Good Design, iF Award, dan Red Dot Design Award. Ketiganya adalah penghargaan tertinggi dari segi desain.


Pemilihan nama laptop ASUS ini bukanlah penamaan yang sembarangan. Nama ZenBook tersebut diambil dari kata ZEN, yang artinya seimbang. Sehingga ASUS memilih nama ZenBook untuk mengusung konsep Power. Balance and Beauty, atau Kekuatan. Keseimbangan. dan Keindahan.


Saat merancang ZenBook terbarunya, tim desain ASUS harus melalui beberapa tahap dalam meracik keseimbangan antara kekuatan dan keindahan. Pertama-tama mereka melakukan riset dengan melihat tren saat itu. Hal ini bisa menentukan bentuk, warna, hingga fungsi yang diberikan berdasarkan dari kebutuhan pengguna. 


Dari hasil riset pasar tadi, para desainer ASUS mulai membuat skema dan sketsa yang menggambarkan kebutuhan para pengguna tadi. Setelah hasil sketsa selesai, mereka langsung membuat produk prototype yang kemudian menjadi panduan utama mereka.


TAHUN 2011: ASUS MELUNCURKAN ZENBOOK UX31/UX21

Desain ZenBook UX21 dan UX31 terinspirasi dari jarum jam

Tahun 2011 ini menandakan ZenBook dengan desain tipis pertama yang dikeluarkan oleh ASUS. ZenBook UX31 dan UX21 hadir dengan desain bodi aluminium yang ringan, tipis, dan elegan. Desain yang diusung oleh mereka terinspirasi dari bentuk jarum jam yang berada di jam tangan. Sehingga ketika laptop ini dilihat dari samping, akan terlihat seperti jarum jam karena tipisnya itu. Desain ini juga menandakan pertama kalinya bodi aluminium dengan pola melingkar yang menjadi ciri khas ZenBook tersebut.


TAHUN 2013: ASUS MELUNCURKAN UX301

ZenBook UX301 Mengusung Bodi Glass yang kuat

ZenBook UX301 menandakan kehadiran laptop ASUS yang menggunakan bodi dengan bahan glass seperti kaca, namun tetap memiliki bahan yang kuat. Untuk menambah ketahanannya, bodi dari laptop ini juga dilapisi dengan Gorilla Glass 3 agar tidak mudah tergores. Bukan hanya bodi luarnya saja yang dilapisi glass, melainkan juga di sisi dalam. Keyboardnya pun dilapisi glass.


TAHUN 2014-2015: ASUS MELUNCURKAN ZENBOOK UX305

ZenBook UX305 mengusung bodi keramik yang kuat dan teknologi fan yang sunyi

Seri ZenBook UX305 merupakan salah satu laptop ASUS yang paling banyak mendapatkan penghargaan dari segi desain. Mengapa seri ini mendapatkan banyak penghargaan? Karena bodi berbahan aluminium berlapis keramik yang menjadi solusi desain yang sesuai dengan konsep ZenBook. Bahan tersebut dapat memberikan bahan bodi yang ringan, kuat, tapi tetap terlihat menawan khas ZenBook. Selain itu, ZenBook UX305 juga terdapat teknologi pendinginan dengan fan yang tetap terdengar hening dan tidak berisik.


TAHUN 2016-2017: ASUS MELUNCURKAN ZENBOOK 3 (UX390 / UX490)

ZenBook UX390/UX490 Mengusung Warna Yang Beda dan Keyboard Yang Besar

Untuk pertama kalinya, ASUS merilis warna yang berbeda dengan laptop lainnya. Warna Royal Blue, Rose Gold, dan Quartz Grey menjadi pilihan warna baru yang membedakannya dengan laptop lain. Laptop ini mengusung keyboard dengan ukuran yang besar, sehingga penggunaannya menjadi lebih nyaman seperti mengetik di keyboard desktop.


TAHUN 2017: ASUS MELUNCURKAN ZENBOOK UX430 

ZenBook UX430 Mengusung layar dengan bezel yang tipis

ZenBook UX430 kembali memberikan desain yang stylish, namun tetap ringan dan memiliki kekuatan komputer yang canggih. Zenbook UX430 hadir dengan layar borderless yang 80 persen memenuhi layar dengan bezel yang tipis.


TAHUN 2018: ASUS MELUNCURKAN ZENBOOK S (UX391)

ZenBook UX391 Menggunakan teknologi engsel yang mengangkat sebesar 45 derajat

Tahun 2018, ASUS kembali memenangkan penghargaan di bagian desain karena ZenBook S (UX391) menampilkan desain yang inovatif. Terutama di bagian engsel-nya, di mana ketika kita membuka laptop ini, maka bagian engsel-nya akan mengangkat bodi bawah sebesar 45 derajat. Fungsi ini membuat lancar alur udara yang mengalir di bagian bawah laptop, sehingga suhu panas dapat ditekan. Selain itu, desain ini juga memudahkan kita saat mengetik di keyboard. Terlebih lagi karena panel tombol di keyboard juga dibuat melekuk sesuai bentuk jari kita.


TAHUN 2018: ASUS MELUNCURKAN ZENBOOK PRO 

ZenBook UX480/580 dapat mengubah touchscreen menjadi layar

ASUS kembali memberikan desain yang inovatif lewat ZenBook Pro (UX480 / UX580) mereka. Jika biasanya touchpad hanya berfungsi sebagai layar sentuh untuk mengendalikan cursor, kali ini touchpad pada ZenBook Pro bisa digunakan sebagai layar kedua touchscreen yang fungsional. Bagaikan ada dua layar, layar utama yang berdesain bezelless, dan layar kedua di touchpad yang berukuran seperti smartphone dengan ukuran layar 5 inci. Karena kita bisa menampilkan dua layar yang berbeda, di mana layar kedua ini bisa berfungsi penuh layaknya ada dua komputer.


TAHUN 2019?


ZenBook UX333, UX433 dan UX533

Tanggal 17 Januari 2019, ASUS memperbarui lini laptopnya melalui peluncuran tiga model ZenBook terbaru, yakni ZenBook UX333 (13 inci), UX433 (14 inci) dan UX533 (15 inci). Bertempat di hotel Pullman Jakarta, peluncuran tiga model ini cukup menyita perhatian, karena laptop ini diklaim sebagai laptop terkecil di dunia.


Lini ZenBook terbaru ini tidak hanya canggih, tetapi juga elegan berkat bezelnya yang tipis. Dengan screen-to-body-ratio mencapai 92%, laptop ini mampu menghadirkan pengalaman visual tanpa batas dan belum pernah ada sebelumnya. Ia merupakan standar baru untuk perangkat ultraportable.


Tidak hanya tampil powerful, ZenBook terbaru kali ini pun hadir dalam desain menawan dan fashionable. Melihat konfigurasi tersebut, pada peluncurannya ASUS berkolaborasi dengan desainer fashion ternama Sebastian Gunawan untuk menghadirkan tas eksklusif ZenBook. Tas tersebut tersedia secara terbatas untuk pembeli ZenBook 13 (UX333), ZenBook 14 (UX433), dan ZenBook 15 (UX533).


Yang tidak kalah menarik dari ZenBook terbaru ini adalah adanya fitur kamera 3D inframerah HD. Fitur ini memungkinkan kamu untuk login dengan menggunakan pemindai wajah Windows Hello, bahkan dalam kondisi gelap sekalipun. Selain fitur tersebut, inilah spesifikasi lengkap 3 unit ZenBook terbaru ini. 




DESAIN YANG TIPIS, RINGKAS DAN ELEGAN

Teeknologi pada ZenBook UX333, UX433 dan UX533
ASUS telah menghadirkan tipe ZenBook tipis dan paling ringkas di kelasnya, baik untuk segmen 13 inci, 14 inci dan 15 inci. Menggunakan teknologi eksklusif NanoEdge Display, teknologi ini membuat bezel pada empat sisi layar laptop menjadi sempit. NanoEdge Display membuat laptop tersebut memiliki screen to body ratio mencapai 95 persen, sehingga layarnya terlihat lebih lega dan hampir tanpa batas.


Logo ASUS di atas keyboard

Desainnya sangat elegan dan sederhana tanpa stiker branding yang terlalu agresif. Ukuran bezel yang kecil membuat logo ASUS yang biasanya dipasang di bezel bawah, harus di pasang di atas keyboard. Tetapi untuk posisi webcam tetap ada di bezel atas. Posisi lampu led power dan charger yang umumnya di taruh di depan, untuk ZenBook terbaru ini di taruh di samping kanan laptop. Sasis yang digunakan merupakan peningkatan dari seri seblumnya yakni UX430, dengan tutup yang relatif lebih tebal.

Bezel bawah yang dimanfaatkan untuk teknologi engsel ergolift

ASUS berhasil membuat bezel bawah terlihat sempit dari ukuran yang sebenarnya, dengan menyembunyikan sebagian besar bezel dibawah layar pada bodi bagian belakang. Tiga ZenBook terbaru ini juga dibekali dengan teknologi ergolift sistem. Sistem ini dirancang untuk mengangkat bagian belakang ZenBook beberapa milimeter dari tanah, dan memiringkan posisi keyboard sebesar 3 derajat. Keyboard yang dinaikkan dirancang untuk memberikan pengalaman mengetik yang lebih nyaman, mengoptimalkan pendinginan, dan meningkatkan kualitas audio.


UX333 (13 inci) tentu saja lebih kecil, bahkan lebih kecil dari selembar kertas A4 standar, tetapi sedikit lebih tebal dari varian UX433 (14 inci) dan beratnya hampir sama, yaitu 1,19 kg termasuk baterai. Sedangkan untuk tipe UX 533 (15 inci) memiliki berat sebesar 1,67 kg termasuk baterai. Saat ini tersedia dalam 3 pilihan warna yakni royal blue, icicle silver dan burgundy red.


TANGGUH, BERSERTIFIKAT MIL-STD-810G


ZenBook UX333, UX433 dan UX533 dibekali teknologi MIL-STD 810G

Beban operasional untuk laptop bisnis tidaklah mudah. Dari yang dimasukkan ke dalam tas dan dilemparkan ke dalam mobil, yang akhirnya terkena guncangan, atau dilemparkan ke dalam bagasi pesawat ketika akan dibawa ke luar kota, membuat laptop bisnis menjadi rawan rusak. Mengingat tingkat rawan yang cukup tinggi, banyak produsen laptop memberikan perlindungan ekstra pada laptop buatan mereka.


ZenBook UX333/ UX433/ UX5333 di lindungi oleh teknologi dengan standar militer yang disebut MIL-STD 810G. Tiga unit ZenBook terbaru ini sudah lolos uji ketahanan yang ekstrem, mulai dari uji jatuh, uji guncangan, uji ketinggian dan uji kelembaban.


DIBEKALI LAYAR FULL HD DAN SUDUT PENGLIHATAN YANG SANGAT LEBAR

 
Sudut Penglihatan yang cukup luas mencapai 178 derajat

Layar ZenBook Classic terbaru mengusung resolusi Full HD (1920x1080 pixel) dengan tingkat reproduksi warna tinggi, yakni mencapai 100% dalam color space sRGB. Layar tersebut juga memiliki sudut penglihatan (viewing angle) yang sangat lebar, yakni mencapai 178 derajat dan telah dilengkapi dengan berbagai teknologi visual eksklusif seperti ASUS Splendid dan ASUS Tru2Life Video untuk pengalaman visual sempurna.


Pembeda utama pada layar ZenBook Classic terbaru kali ini adalah ukurannya. ZenBook UX333 mengusung layar 13,3 inci, ZenBook UX433 mengusung layar 14 inci dan ZenBook UX 533 mengusung layar 15,6 inci. Layar ZenBook terbaru ini tidak memiliki opsi layar sentuh. 


Tampilan layar pada posisi di luar ruangan

Tampilan glossy pada layar ZenBook terbaru ini membuat visibilitas luar ruangan pada panel non sentuh menjadi kurang baik, karena lampu latar tidak cukup kuat untuk mengatasi silau. Untuk bekerja di luar ruangan, sangat disarankan untuk tetap mencari tempat yang tidak terpapar langsung oleh cahaya matahari.


Untuk mengetahui kualitas warna pada layar ZenBook UX333 dan UX433, akan kami lakukan pengujian menggunakan sensor spyder 4. Berikut hasil pengujiannya.



    Panel HardwareID: AU Optronics AUO5C2D (B133HAN05.C);
    Cakupan: 100% sRGB, 74% NTSC, 79% AdobeRGB;
    Gamma terukur: 2.3;
    Kecerahan maksimal di tengah layar: daya 245 cd / m2;
    Kontras pada kecerahan maksimal: 1130: 1;
    Titik putih: 7800 K;
    Hitam pada kecerahan maksimal: 0,22 cd / m2;
    PWM: T / A.



    Panel HardwareID: AU Optronics AUO323D (B140HAN03.2);
    Cakupan: 97% sRGB, 71% NTSC, 75% AdobeRGB;
    Gamma terukur: 2.3;
    Kecerahan maksimum di tengah layar: daya 291 cd / m2;
    Kontras pada kecerahan maksimal: 840: 1;
    Titik putih: 8400 K;
    Hitam pada kecerahan maksimal: 0,35 cd / m2;
    PWM: Tidak.


Dari hasil pengujian terlihat bahwa tingkat kecerahan paling tinggi ada di tengah layar. Skor untuk UX333 mencapai 245 cd/m2 dan UX433 mencapai 291 cd/m2. Untuk Cakupan kecerahan pada UX333 sebesar 100% sRGB dan UX433 sebesar 97% sRGB, dimana keduanya mencatatkan skor yang baik karena berada diantara 95-100%. 


KINERJA YANG MUMPUNI, COCOK UNTUK KERJA DAN HIBURAN


ZenBook classic terbaru ini ditenagai oleh processor kencang intel core generasi ke-8, yakni intel whiskey lake-U. Zenbook UX333 dan UX433 tersedia dalam versi core i5-8265U dan core i7-8565U. Sedangkan UX533, hanya akan tersedia dengan prosesor i7-8565U. 

Adanya opsi untuk bisa menggunakan memory RAM sampai 16GB dengan menggunakan LPDDR3 juga sangat membantu, terutama bila kamu ingin menggunakannya untuk mengedit gambar atau video. Laptop ini akan sangat ideal untuk digunakan bekerja atau hiburan.


Untuk mengetahui kinerja processor terbaru ini, akan kita lakukan pengujian benchmark menggunakan CineBench.


Benchmark CineBench mengungkapkan bahwa processor i7-8565U, 6 persen lebih cepat dari i7-8550U dan sedikit di bawah Core i5-8259U. Ini adalah peningkatan kinerja yang baik bila dibandingkan dengan kinerja yang dibawa seri Kaby Lake-R tahun lalu. Pengguna Kaby Lake-R atau prosesor sebelumnya akan melihat peningkatan kinerja yang sangat signifikan. Hal yang sama untuk Core i5-8265U, karena 15 persen lebih cepat daripada i5-8250U generasi terakhir seperti yang ditemukan pada MateBook X Pro dan VivoBook Flip 14.

ASUS juga menyematkan discrete GPU NVIDIA ke dalam laptop ini. GPU tersebut membuat seri ZenBook Classic terbaru semakin powerful dalam hal performa grafis. GPU tersebut juga memastikan pengalaman visual yang jauh lebih baik ketimbang laptop yang hanya menggunakan integrated GPU.


 Tidak tanggung-tanggung, untuk ZenBook UX533 ASUS menyematkan GPU NVIDIA GeForce GTX 1050 Max-Q. Menggunakan GPU powerful tersebut, ZenBook UX533 dapat diandalkan untuk menjalankan berbagai aplikasi yang membutuhkan performa grafis ekstra seperti video editor. Selain itu, GTX 1050 Max-Q juga membuat ZenBook UX533 bisa menjalankan berbagai game.


Sementara di ZenBook UX333 dan UX433, ASUS menghadirkan GPU NVDIA MX150 yang sangat mumpuni untuk menemani kebutuhan bekerja dan hiburan sehari-hari. GPU ini juga sangat hemat daya dan membuat kedua laptop terbaru ini bisa menemani penggunanya seharian.


Berikut hasil pengujian GPU pada UX333 dan UX433 menggunakan 3DMark.



 


Dengan integrated intel UHD graphics 620, tentu laptop ini tidak dikhususkan untuk bermain game. Namun, untuk dipakai bermain game pun sangat nyaman. Berikut hasil pengujian kami pada beberapa game.

 

 ZenBook UX333
ZenBook UX433
ZenBook UX533
 Bioshock Infinite
49 fps
48 fps
 -
 Far Cry 4
22 fps
22 fps
 -
 Far Cry 5
16 fps
17 fps
 -
 Shadow Of Mordor
29 fps
29 fps
 -
 Rise of the Tomb Raider
22 fps
21 fps
 -
 Tomb Raider
46 fps
45 fps
 -

 TAHAN PANAS KARENA SISTEM PENDINGIN YANG BAIK

Sistem Pendinginan ZenBook UX433

Sistem pendinginan yang digunakan pada ZenBook UX333/433/533 sama seperti seri ZenBook sebelumnya. Sistem pendinginan pada ZenBook terbaru ini menggunakan satu kipas berukuran 4 mm dengan baling-baling berjumlah 75 bilah. Efeknya, kipas ini mampu menghembuskan debit udara yang jauh lebih masif untuk mendinginkan Whiskey-Lake yang punya turbo clock jauh lebih tinggi dari generasi sebelumnya.


Kipas bekerja sejak beban rendah seperti saat streaming atau browsing. Pada beban rendah seperti ini, tidak terdengar suara dari jarak normal. Saat beban ZenBook sedang tinggi pun, suara kipas tetap hening dan tidak berisik. Namun sayang, penggunaan satu kipas dan satu heat pipe ini kurang sempurna mengingat laptop pesaing sudah menggunakan dua kipas dan beberapa heatpipe untuk sistem pendinginannya.


Berikut hasil pengujian menggunakan volcraft IR-260 untuk mengukur suhu pada ZenBook terbaru. 


Untuk pengukuran pada aktivitas sehari-hari, ZenBook digunakan untuk menonton video di Netflix selama kurang lebih 30 menit dan untuk pengukuran dengan beban yang besar, ZenBook digunakan untuk bermain game Fair Cry 4 selama 30 menit. Untuk temperatur tertinggi ada di bagian belakang ZenBook karena posisi CPU dan GPU memang ada dibelakang.

MEDIA PENYIMPANAN DENGAN TEKNOLOGI TERBARU


Media penyimpanan yang ada pada ZenBoox UX333/433/533 sebesar 256 MB dan 512MB, yang dapat di upgrade sampai 512 MB. Media penyimpanan di ZenBook terbaru sudah menggunakan teknologi terbaru yakni Solid State Drive (SSD). SSD ini memiliki banyak keunggulan dibandingkan harddisk, antara lain konsumsi daya yang rendah, tidak bising, cepat dalam membuka file, data aman dari kehilangan, tingkat panas yang rendah dan lain-lain.
 

KEYBOARD & NUMPAD YANG CIAMIK 

Full-size backlit keyboard dengan jarak 1,4 mm
 
Berbeda dengan tombol standar pada kebanyakan laptop modern yang biasanya berbentuk bujur sangkar dan berukuran 15 x 15 mm, tombol ini berbentuk persegi panjang dan hanya 15 x 13 mm, yang membuat tata ruangnya sempit secara vertikal.


ASUS menghadirkan full-size backlit keyboard yang menghadirkan pengalaman mengetik lebih nyaman dari sebelumnya. Menggunakan key travel sejauh 1,4 milimeter, setiap tombol pada jajaran laptop ZenBook Classic terbaru terasa sangat nyaman ketika ditekan. Ditambah LED backlit, mengetik menggunakan laptop ini pun menjadi tetap nyaman meski dalam keadaan gelap. 


Numpad Backlit ZenBook UX433

Fitur unik dari seri UX333 dan UX433 adalah NumPad backlit yang terinspirasi oleh NumPad pada laptop gaming Zephyrus GX501. Dengan menekan sudut kanan atas trackpad, permukaan trackpad menjadi NumPad yang peka sentuhan virtual. Saat dalam modus NumPad, trackpad dapat tetap digunakan seperti biasa karena software dapat membedakan pergerakan jari. Ini adalah pendekatan cerdas, terutama untuk laptop kecil di mana tidak ada ruang khusus untuk NumPad. Untuk seri UX533 ada numpad fisik karena dimensinya yang cukup besar.

BATERAI YANG TAHAN LAMA 



ZenBook UX333 dan UX433 dibekali dengan kapasitas baterai sebesar 50 WHrs 3-cell battery, sedangkan UX533 dibekali dengan baterai berkapasitas 73 WHrs 4-cell battery. Untuk pengisian baterai dari hampir kosong ke kapasitas penuh membutuhkan waktu sekitar 2 hingga 2,5 jam. Berikut hasil pengujian daya tahan baterai UX333 dan UX433.


Pada pengujian ZenBook UX433, layar diatur dengan tingkat kecerahan sebesar 30% yakni sekitar 120 nits, posisi Wi-Fi ON, dan mode better battery atau battery saver. Sedangkan pada ZenBook UX333, layar diatur dengan tingkat kecerahan sebesar 40% yakni sekitar 120 nits, posisi Wi-Fi ON, dan mode better battery atau battery saver.


KONEKTIVITAS SUPER LENGKAP


Tiga unit ZenBook terbaru ini dibekali dengan konektivitas yang sangat lengkap. Pada sebelah kiri laptop, terdapat beberapa koneksi seperti Adaptor AC, HDMI, USB Type A 3.1 (10Gbps) dan USB Type-C Gen 2. Pada sebelah kanan, tiga Zenbook terbaru ini terdapat beberapa koneksi seperti audio kombo 3,5mm, USB Type A 2.0 dan Pembaca Micro SD.


Untuk konektivitas nirkabel, seri ZenBook terbaru ini mengandalkan dual-band WiFi 802.11ac (2x2) yang mendukung berbagai data jauh lebih cepat. WiFi tipe ini mampu mengantarkan kecepatan data hingga 433 Mbps yang mana tiga kali lebih cepat dibandingkan dengan WiFi 802.11n yang biasa ditemukan di laptop pada umumnya. 


Melengkapi konektivitas nirkabelnya, ada pula Bluetooth 5.0 yang bisa digunakan untuk menghubungkan berbagai perangkat eksternal. Kelemahan utama ZenBook ini adalah kurangnya dukungan Thunderbolt 3, mengingat thunderbolt 3 begitu banyak kelebihannya.


AUDIO YANG KERAS DAN JERNIH 

ZenBook terbaru dibekali audio bersertifikat Harman Kardon

ZenBook terbaru ini dibekali dengan audio bersertifikat ASUS SonicMaster. ASUS SonicMaster adalah hasil kerjasama antara ASUS dengan pionir audio berbasis teknologi yakni Harman Kardon. Kualitas suara cukup jernih dan bulat alias tidak pecah saat volume dimaksimalkan, sehingga akan memberikan pengalaman audio yang mengesankan bagi penggunanya.


Pada ZenBook terbaru ini, ASUS menaruh speaker di bagian depan laptop. Hal ini yang membuat ZenBook UX333/433/533 mampu menghasilkan audio terbaik dibandingkan ultraportabel yang lain. Namun yang harus diperhatikan adalah posisi menaruh laptop agar tidak menutup posisi speaker yang akan berdampak pada suara yang keluar jadi terhambat.  


HARGA YANG KOMPETITIF



ZenBook UX333/433/533 dijual dengan harga yang sangat kompetitif, berikut harga terbarunya:


UX333FA
Rp15.299.000 (8GB/256GB)
Rp18.299.000 (8GB/512GB)
Rp22.999.000 (16GB/512GB)


UX433FA
Rp15.299.000 (8GB/256GB)
Rp18.299.000 (8GB/512GB)
Rp22.999.000 (16GB/512GB)


UX533FN
Rp26.999.000 (16GB/512GB) 


SPESIFIKASI LENGKAP

Selain fitur-fitur yang sudah saya sebutkan diatas, inilah spesifikasi lengkap dari ZenBook UX333, UX433 dan UX533.
 

 UX333
 UX433
 UX533
 CPU
Intel Core i5 8265U Quad Core Processor (6M Cache, up to 3.4GHz)

Intel Core i7 8565U Quad Core Processor (8M Cache, up to 4.6GHz) 
 
Intel Core i5 8265U Quad Core Processor (6M Cache, up to 3.4GHz)

Intel Core i7 8565U Quad Core Processor (8M Cache, up to 4.6GHz) 
 
Intel Core i7 8565U Quad Core Processor (8M Cache, up to 4.6GHz) 
 Sistem Operasi
 Windows 10 Home
Windows 10 Home
 
Windows 10 Home
 Memori
Up to 16GB LPDDR3 RAM
Up to 16GB LPDDR3 RAM
Up to 16GB LPDDR3 RAM
 
 Penyimpanan
Up to 512GB M.2 NVMe PCIe SSD
Up to 512GB M.2 NVMe PCIe SSD
 
Up to 512GB M.2 NVMe PCIe SSD
 Layar
13,3” (16:9) FHD (1920x1080) with NanoEdge Display
14” (16:9) FHD (1920x1080) with NanoEdge Display 

15,6” (16:9) FHD (1920x1080) with NanoEdge Display
 Grafik
Discrete Graphics NVIDIA GeForce MX150 Integrated Intel UHD Graphics 620
Discrete Graphics NVIDIA GeForce MX150 Integrated Intel UHD Graphics 620

Discrete Graphics NVIDIA GeForce GTX 1050 Max-Q Integrated Intel UHD Graphics 620
 Input/Output
1 x USB3.1 Type-C (GEN 2), 1x USB 3.1 Type-A (Gen 2), 1x USB 3.1 Type-A (Gen 1), 1 x HDMI, 1 x Microphone-in/Headphone-out jack, 1 x MicroSD Card Reader
1 x USB3.1 Type-C (GEN 2), 1x USB 3.1 Type-A (Gen 2), 1x USB 3.1 Type-A (Gen 1), 1 x HDMI, 1 x Microphone-in/Headphone-out jack, 1 x MicroSD Card Reader
 
1 x USB3.1 Type-C (GEN 2), 1x USB 3.1 Type-A (Gen 2), 1x USB 3.1 Type-A (Gen 1), 1 x HDMI, 1 x Microphone-in/Headphone-out jack, 1 x MicroSD Card Reader
 Kamera
HD IR/RGB Combo Camera
HD IR/RGB Combo Camera
 
HD IR/RGB Combo Camera
 Konektivitas
Dual-band 802.11 ac gigabit-class Wi-Fi, Bluetooth 5.0
Dual-band 802.11 ac gigabit-class Wi-Fi, Bluetooth 5.0
 
Dual-band 802.11 ac gigabit-class Wi-Fi, Bluetooth 5.0
Audio
Harman Kardon Certified
Harman Kardon Certified

Harman Kardon Certified
 Baterai
50WHrs 3 cell battery
50WHrs 3 cell battery
73WHrs 4 cell battery 
 Dimensi
(WxDxH) 302 x 189 x 16,9 mm
(WxDxH) 319 x 199 x 15,9 mm  
(WxDxH) 354 x 220 x 17,9 mm
 Berat
1,19kg (inc baterai)
 1,19kg (inc baterai)
1,19kg (inc baterai)
 Warna
Royal Blue, Icicle Silver dan Burgundy Red
Royal Blue, Icicle Silver dan Burgundy Red
 
Royal Blue, Icicle Silver dan Burgundy Red
 Garansi
2 Tahun Garansi Global
2 Tahun Garansi Global
2 Tahun Garansi Global

You Might Also Like

0 comments

Subscribe