RESOLUSI TRAVELING 2019, MENGGAPAI PUNCAK TERTINGGI KEDUA DI INDONESIA

March 09, 2019

Foto di Ranu Kumbolo, Gunung Semeru (Dok. Pribadi)
Sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP), saya sangat menyukai mendaki gunung. Entah mengapa saya menyukai kegiatan ini. Kegiatan yang menurut sebagian orang tidak ada manfaatnya. Berbalik dari pandangan mereka, saya justru melihat kegiatan ini banyak sekali manfaatnya.

Naik gunung memiliki filosofi yang sama dengan kehidupan. Dimana untuk mencapai puncak, kita harus berusaha mengalahkan rasa lelah. Hidup pun seperti itu, kalau mau sukses, harus berlelah-lelah terlebih dulu. Dari naik gunung, saya diajarkan untuk hidup mandiri. Kalau saya ingin makan, harus memasak dulu. Kalau ingin minum, harus ambil ke mata air dulu. Dan masih banyak lagi. Di gunung saya belajar untuk menjaga lingkungan, dan alhamdulillah terbawa pada kehidupan sehari-hari.

Di gunung pula saya di ajarkan untuk tidak egois. Ketika ada teman yang sakit, saya harus menjaganya, dan terkadang mengubur keinginan untuk ke puncak. Tidak hanya itu, di gunung pula saya diajarkan memanage sesuatu dengan baik. Misalnya air, kalau saya hanya punya 1 botol sampai turun kembali, saya harus memanage itu dengan baik. Bagaimanapun caranya air itu harus cukup sampai perjalanan turun gunung.

Di gunung, fisik saya pun sangat di gembleng habis. Saya yang kalau di rumah ingin pergi dengan jarak dekat saja harus pakai motor, kalau di gunung harus jalan kaki. Tak jarang dalam mendaki sebuah gunung, saya memilih untuk melintasi gunung tersebut. Dan yang terakhir ini adalah manfaat yang paling saya suka. Di gunung kami bisa saling bertegur sapa dengan pendaki yang tidak saya kenal. Hal ini langka kalau di kehidupan sehari-hari.


Gunung Kerinci (Sumber: RedDoorz)
Di tahun 2019 ini saya sangat ingin mendaki gunung tertinggi kedua di Indonesia, yaitu Gunung Kerinci. Gunung Kerinci merupakan gunung berapi tertinggi di Indonesia. Gunung ini berlokasi di Provinsi Jambi yang berbatasan dengan Sumatera Barat dan masuk wilayah Taman Nasional Kerinci Seblat. Gunung ini merupakan habitat dari harimau dan badak Sumatera yang dilindungi oleh pemerintah. Dengan ketinggian 3.805 mdpl, gunung ini menyajikan keindahan yang luar biasa.




Sejak 2014, saya sudah mengagendakan untuk melakukan perjalanan seven summit Indonesia tiap tahunnya. Untuk Gunung Cartenz yang berada di puncak Jaya Wijaya, sepertinya akan saya coret dari daftar. Untuk ke Gunung Cartenz, membutuhkan dana yang besar, fisik yang sangat prima, dan peralatan untuk gunung salju yang belum saya miliki.

Perjalanan six summit gunung di Indonesia, saya mulai tahun 2014. Gunung Semeru menjadi Gunung Pertama yang saya kunjungi. Gunung ini merupakan gunung tertinggi keempat di Indonesia. Saat itu, saya berangkat bersama 6 rekan kerja saya. Tahun 2015, saya mendaki ke Gunung Rinjani. Gunung ini merupakan gunung tertinggi ketiga di Indonesia. Saat itu saya mendaki bersama 15 orang teman saya. Tahun 2016, sebenarnya saya sudah mengagendakan untuk pendakian ke gunung Kerinci. Namun batal karena saat itu cuaca sedang tidak baik.

Sampai sekarang belum sempat ke gunung Kerinci karena kesibukan di dunia kerja dan usaha yang sedang dirintis. Semoga tahun 2019 ini bisa segera terealisasi. Ketika saya mendaki gunung, biasanya selalu saya sisakan beberapa hari untuk mengexplore wilayah dimana gunung itu berada. Karena Gunung Kerinci ada di wilayah Provinsi Jambi dan Provinsi Sumatera Barat, maka saya putuskan akan mengunjungi beberapa tempat ini.

1. Danau Gunung Tujuh


Danau Gunung Tujuh (Sumber: TribunNews)

Danau ini masih satu wilayah dengan Gunung Kerinci. Adanya danau ini akibat letusan Gunung Kerinci. Air yang ada di dalam danau sangatlah jernih dan bersih, ditambah suasana yang sejuk di sekitar danau. Selain menjadi tempat wisata favorit bagi masyarakat Jambi, danau ini juga di manfaatkan sebagai tempat untuk mencari ikan oleh warga setempat.

Danau yang memiliki julukan “Danau Para Dewa” ini menyimpan berbagai cerita mitos dan Legenda. Berdasarkan sumber yang diperoleh dari pernyataan warga setempat. Danau ini dihuni oleh mahkluk halus yang berwujud harimau dan sepasang naga. Saya sendiri tidak tau secara pasti tentang kebenaran mengenai mitos tersebut. Terlepas dari benar atau tidaknya mitos tersebut, yang jelas danau ini memiliki sejuta keindahan yang bisa dijadikan sebagai destinasi wisata yang akan saya kunjungi.

2. Danau Kaco


Danau Kaco (Sumber: GoSumatera)

Sama seperti Danau Gunung Tujuh, Danau Kaco pun masih satu jalur dengan Gunung Kerinci. Danau ini berada di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat di Desa Lembur, Kecamatan Gunung Raya. Jarak dari pusat Kota Jambi cukup jauh. Untuk sampai ke danau ini, harus lebih dulu menuju Sungai Penuh yang berjarak 500 km. Dari Sungai Penuh, perjalanan harus dilanjutkan menuju Desa Lumpur dengan waktu 45 menit. Dari Desa Lumpur inilah petualangan mengunjungi Danau Kaco dimulai. Kita harus berjalan kaki, menyusuri hutan selama 4 jam.

Menurut warga setempat, lahirnya Danau Kaco berawal dari adanya putri cantik yang ingin dipinang oleh banyak pemuda. Kala itu, pemuda-pemuda yang tinggal di Jambi ingin menikahi sang putri yang memiliki paras cantik nan jelita. Pria-pria itu pun memberikan bebatuan mulia pada Raja Gagak, ayah dari sang putri cantik. Sayangnya, sang raja justru gelap mata dan menodai sang putri cantik itu. Setelah itu, raja justru menenggelamkan sang putri ke dasar danau bersama dengan bebatuan mulianya. Cerita inilah yang dipercaya warga setempat secara turun-temurun.

3. Mencoba Makanan Tradisional Jambi


Sambal Tempoyak (Sumber: Liputan6)

Salah satu makanan tradisional khas Jambi yang cukup terkenal, yaitu Tempoyak. Tempoyak adalah hasil fermentasi durian, yang rasanya sangat kuat di lidah. Oleh orang Jambi, tempoyak dimakan sebagai santapan untuk menemani nasi putih. Hal inilah yang membuat saya penasaran. Selama ini saya memakan durian tanpa campuran apa-apa. Makanya saya sangat ingin mencicipi makanan ini.

4. Membeli Keripik Balado Sebagai Oleh-Oleh


Keripik Singkong Balado Khas Padang (Sumber: Sipendik)

Cemilan khas kota Padang yang terkenal yaitu keripik singkong balado. Alasan saya ingin membeli keripik singkong balado khas padang adalah rasanya yang enak dengan harga yang terjangkau. Pemilihan oleh-oleh  ini bukan tanpa alasan, karena banyak yang harus saya bagi seperti keluarga, teetangga rumah, dan rekan kerja. Jika membeli oleh-oleh dengan harga yang mahal akan memberatkan keuangan saya.



Sebelum melakukan traveling atau mendaki, lebih baik persiapkan semua hal dengan baik agar perjalanan menjadi lancar. Hal yang biasa saya persiapkan sebelum traveling antara lain:


1. Buat Itinerary Selengkap Mungkin


Itinerary ini harus dibuat secara lengkap agar perjalanan kita lebih teratur. Dari itinerary ini biasanya saya bisa melihat berapa lama cuti yang saya butuhkan. Setelah itu ajukan cuti keatasan. Hal ini penting, terutama untuk seorang karyawan. Jangan sampai saat kita pulang liburan, ada orang baru yang mengisi posisi kita di kantor. Dalam itinerary, biasanya berisi estimasi sampai base camp, waktu mulai pendakian, ingin buka tenda dimana, akan masak apa, summit ke puncak jam berapa, dan turun lagi ke bawah jam berapa.

Kalau setelah turun gunung kalian ingin langsung pulang, bisa. Kalau pun ingin explore wisata yang ada di kota tersebut juga bisa. Biasanya saya pasti sempatkan diri untuk explore daerah tersebut, karena sayang sudah jauh-jauh kalau cuma naik gunung. Hal ini bisa dimasukan kedalam itinerary juga.

2. Cari Transportasi Yang Ingin di Pakai


Setelah jadwal tersusun rapih dalam itinerary, tinggal tentukan moda transportasi yang ingin dipakai. Kalau saya pribadi, selama masih di Pulau Jawa akan saya usahan untuk naik kereta. Kecuali untuk di luar Pulau Jawa, saya akan gunakan Pesawat Terbang. Hal ini dilakukan untuk menimalisasi waktu perjalanan, mengingat saya adalah seorang karyawan yang punya cuti terbatas. Setelah tau akan menggunakan transportasi apa, bisa cari-cari promosi untuk meminimalisasi anggaran.

3. Cari Penginapan Sebelum Pulang


Jika di area pendakian, tentu kita akan menginap di base camp yang telah disediakan. Jika ingin explore wisata lain yang ada di daerah itu, kalian harus cari penginapan. Mengapa saya sarankan untuk mencari penginapan? Karena jika tidur di emperan toko orang akan rawan di usir. Saya pernah mengalami ketika tidur di emperan toko yang ada di dekat stasiun Malang, saya dan teman-teman di usir oleh pemilik toko. Padahal saat itu baru saja memejamkan mata. Dengan badan yang sudah capek dan mata yang sudah ngantuk berat, harus mencari tempat lain untuk kami merebahkan badan.

Itulah alasan mengapa saya sarankan untuk mencari penginapan. Jangan khawatir dengan harga, karena penginapan sekarang sudah murah-murah kok, dengan fasilitas yang tidak kalah dibandingkan dengan hotel bintang 5. Penginapan yang saya rekomendasikan adalah RedDoorz. Ada beberapa alasan mengapa saya merekomendasikan RedDoorz.




Sebelum memulai pembahasan apa kelebihan RedDoorz, saya ingin menjelaskan apa itu RedDoorz? RedDoorz merupakan jaringan penginapan budget online terbesar di Indonesia. Berfokus pada perkembangan penginapan dan distribusi penjualan secara online. RedDoorz menawarkan lebih dari 500 properti di Indonesia, Singapura, dan Filipina dengan harga yang terjangkau.




Setidaknya ada 6 keunggulan yang ditawarkan oleh RedDoorz. Inilah 6 keunggulan yang akan kalian dapatkan jika memesan kamar di RedDoorz.



1. Linen Bersih


Dalam industri perhotelan, fasilitas yang tinggi tingkat interaksinya dengan tamu adalah kamar. Kamar adalah tempat dimana pengunjung menghabiskan waktu. Untuk itu perlu seprai, sarung bantal, dan gorden yang bersih untuk menambah kenyamanan. Di RedDoorz semua instrumen berbahan kain (linen) dijamin kebersihannya. Hal ini karena RedDoorz memberikan pelatihan kepada pemilik penginapan.

2. Kamar mandi bersih


Kamar mandi menjadi tempat favorit kedua setelah kamar tidur. Di tempat ini digunakan sebagian orang untuk mencari ide. Butuh kamar mandi yang bersih untuk menambah kenyamanan saat mencari ide tersebut. RedDoorz menyadari benar bahwa kebersihan merupakan salah satu hal penting dalam dunia perhotelan.

Maka tidak heran jika anda memesan kamar di RedDoorz, anda akan menemukan kamar mandi yang bersih sampai kasur yang tidak bernoda. RedDoorz memberikan pelatihan teknis. Beberapa pelatihan teknis untuk hasil yang maksimal. Beberapa pelatihan teknis yang RedDoorz berikan, seperti penggunaan bahan kimia yang tepat untuk perawatan keramik, lantai, hingga dinding.

3. Perlengkapan mandi


RedDoorz menyediakan perlengkapan mandi yang dapat dipakai secara gratis. Sebut saja sabun, shampo, dan sikat gigi. Biasanya perlengkapan mandi tersebut diletakkan disebuah wadah kecil. Tak lupa, handuk pun sudah tersedia yang bisa dipakai kapan saja

 4. Televisi


Di RedDoorz juga sudah disediakan televisi di setiap kamar. Hal ini juga salah satu upaya pihak RedDoorz untuk memberikan kenyamanan bagi para pelanggannya. Bagi saya sendiri, televisi ini saya butuhkan untuk melihat berita terhangat yang sedang terjadi, karena beberapa hari di gunung saya tidak tau apa-apa.

5. Air mineral


Di RedDoorz juga disediakan air mineral gratis untuk para tamu. Salah satu fasilitas yang biasanya ada di hotel berbintang. Untuk saya, air mineral ini sangat saya butuhkan karena beberapa hari di gunung selalu meminum air yang tidak terjamin kualitasnya.

6. Wi-Fi


Pihak RedDoorz menyadari bahwa salah satu fasilitas yang dicari ketika seseorang memesan kamar adalah wifi. Maka dari itu, seluruh kamar yang ada di RedDoorz telah dilengkapi oleh wifi. Wifi ini bisa digunakan untuk mengupload foto di sosial media atau memberi kabar kepada keluarga di rumah. Setelah upload foto dan memberi kabar kepada keluarga di rumah selesai, wifi ini bisa dipakai untuk menonton youtube sebagai sarana hiburan.




Di RedDoorz ada lima tipe kamar yang bisa dipilih yakni RedDoorz Suite, RedDoorz Room Special Promo, RedDoorz Room, RedDoorz Premium, dan RedDoorz Room with Breakfast. Untuk biaya sewa kamar di RedDoorz harganya sangat variatif, mulai dari Rp 99.000. Jadi, teman-teman bisa sesuaikan dengan budget yang ada.

Dalam 1 kamar di RedDoorz hanya bisa di huni oleh 2 orang dewasa dan 1 orang anak-anak. Dengan ketentuan check in dari jam 2 siang sampai jam 4 pagi. Sedangkan untuk batas check out yakni sebelum jam 12 siang.




Untuk proses booking di RedDoorz sangat mudah. Saat ini RedDoorz menyediakan aplikasi mobile yang dapat di download melalui Google Play Store untuk android, dan Apple Store untuk IOS. Aplikasi RedDoorz ini dilengkapi dengan fitur terkini, seperti kemudahan dalam pencarian properti hingga proses pembayaran yang cepat. Pada dasarnya sistem pemesanan di android dan IOS sama saja. Untuk kali ini, akan saya bahas sistem booking menggunakan android. Yuk disimak dengan baik!


1. Buka aplikasi mobile RedDoorz, kemudian Anda akan melihat tampilan aplikasi kami. Klik/sentuh icon logo RedDoorz ataupun logo ‘search‘ untuk mulai masuk dan melakukan pencarian.

2. Setelah itu, tampilan yang muncul adalah kotak pencarian properti kami. Isi kotak tersebut sesuai dengan preferensi perjalanan liburan Anda.

3. RedDoorz memiliki banyak properti di 6 kota besar, seperti; Jakarta, Bandung, Bogor, Surabaya, Bali dan Yogyakarta. Tak lupa kami juga memiliki properti di Singapura yang tentunya bisa Anda pesan melalui Aplikasi. Di tahap ini, pilih lokasi RedDoorz sesuai perjalanan Anda.

4. Setelah menyesuaikan kota, tanggal, dan jumlah kamar, tampilan aplikasi kami akan menunjukan berbagai properti yang sesuai dengan preferensi Anda. Dalam tahap ini, pilih kamar yang tersedia dengan sistem scroll. Harga yang ditampilkan dalam gambar adalah harga final ketika Anda melakukan pembayaran.

5. Setelah memilih kamar yang Anda inginkan, detil tentang properti RedDoorz pilihan Anda akan timbul di layar smartphone. Baca baik-baik tentang fasilitas yang kami sediakan dan informasi lain yang dapat membantu Anda dalam menentukan pesanan.

6. Periksa juga alamat properti kami yang Anda pilih. Informasi ini akan memudahkan Anda dalam proses pencarian properti kami ketika Anda mulai berlibur.

7. Periksa kembali detil pemesanan Anda dalam tahap ini. Mulai dari tanggal menginap, jumlah kamar, sampai total harga yang harus Anda bayar. Dalam tampilan ini, RedDoorz mencantumkan booking condition (jam check in dan check out, prosedur cancellation, dll) yang dapat Anda baca sebelum menyelesaikan pesanan. Setelah itu, tandai ‘I agree with booking condition’ untuk dapat melakukan pemesanan. Sekedar tambahan, Jika Anda memiliki Redcash ataupun kode promosi untuk potongan harga, tandai juga kotak tersebut agar dapat digunakan.

8. Isi kelengkapan data dalam tampilan ini agar pemesanan Anda dapat tercatat di sistem kami.

9. Pilih metode pembayaran yang tersedia sesuai keinginan Anda. Sekedar informasi, kami memiliki berbagai metode pembayaran, mulai dari bank transfer, Mandiri click pay, credit card, pembayaran tunai melalui alfamart, pembayaran melalui kredivo dan doku wallet.

10. Dalam ilustrasi kali ini, kami memberikan contoh pembayaran dengan bank transfer. Tahap selanjutnya adalah pilih account Bank Anda untuk menyelesaikan pembayaran.

11. Di tampilan ini, kami akan memberikan instruksi proses pembayaran melalui bank transfer. Baca baik-baik instruksi tersebut, dan jika sudah sesuai, pilih ‘book now’ untuk ke tahap berikutnya.

12. Kami akan memberikan waktu 90 menit untuk Anda melakukan pembayaran. Setelah melakukan transfer, sistem kami akan secara otomatis memverifikasi pembayaran Anda. Pada tahap ini, Anda cukup duduk tenang, dan tunggu e-voucher pilihan Anda terbit.

You Might Also Like

0 comments

Subscribe