MENGENALKAN BUDAYA LOKAL YOGYAKARTA MELALUI APLIKASI JOGJA ISTIMEWA

September 04, 2019


Istilah revolusi industri 4.0 mungkin sudah tidak asing di telinga. Ya! Pada revolusi industri 4.0 ini, teknologi dan informasi memegang peran yang sangat penting. Era revolusi industri 4.0 ini dapat meningkatkan produktivitas dan menghemat waktu. Membeli kebutuhan sehari-hari, memesan tiket pesawat, memesan kamar hotel, ataupun mengirim uang untuk orang tua di kampung dapat dilakukan dengan mudah. Bermodal gawai yang terkoneksi internet, semua dapat dilakukan dari rumah.

Revolusi industri 4.0 ini memiliki dampak yang cukup luas, termasuk ke sektor pariwisata. Revolusi industri 4.0 menginisiasi lahirnya Digital Tourism 4.0. Menurut Menteri Pariwisata Arief Yahya, tourism 4.0 ini menjadi tren pengembangan wisata di berbagai negara. Tren tourism 4.0 ini lahir seiring tersedianya big data perilaku travelers yang mampu dikumpulkan via apps dan sensor yang kemudian diolah dan menciptakan seamless dan personalized travelling experience.

Untuk memenangkan persaingan di era tourism 4.0 ini, Kementerian Pariwisata meluncurkan salah satu program strategis, yakni program Go Digital. Dengan program Go Digital ini diharapkan dapat mendongkrak produktivitas industri pariwisata. Dengan program Go Digital ini, pengelola tempat wisata tidak perlu lagi membagikan selebaran brosur, karena cara ini dianggap sudah tidak efektif.


Foto instagram #hutanpinusppengger


Salah satu kisah sukses penggunaan media digital sebagai sarana promosi adalah Hutan Pinus Pengger, Bantul, Yogyakarta. Semula, tempat yang berada di bawah kelola Resort Pengelolaan Hutan (RPH) ini merupakan hutan pinus yang hanya dimanfaatkan getahnya. Namun pada tahun 2014, kegiatan pengambilan getah ini berhenti. Hutan Pinus Pengger ini kemudian dibiarkan terbengkalai begitu saja.

Setelah vakum 2 tahun tanpa kegiatan apapun. Tahun 2016, tangan-tangan kreatif di bawah Kelompok Sadar Wisata menyulap tempat ini menjadi destinasi wisata yang sangat instagramable. Tangan kreatif dan seni tentu tak cukup, butuh upaya lain untuk mengenalkan tempat ini ke para wisatawan. Melalui promosi di media sosial, tempat ini mendadak viral dan banyak di kunjungi wisatawan.

Lihat! Betapa media sosial memiliki peran yang penting dalam mempromosikan tempat wisata. Tempat yang semula tidak diketahui keberadaannya, mendadak dikenal seantero Indonesia. Suka atau tidak suka, pergesaran perilaku pasar ke arah digital ini harus diikuti, jika kita tidak ingin tergerus arus perubahan.

Cukuplah kita belajar dari runtuhnya sebuah produsen ponsel terkemuka yang dulu menjadi market leader. Runtuh karena menolak mengikuti perkembangan zaman. Bukan tidak mungkin, market leader saat ini juga akan runtuh jika tidak mengikuti perkembangan zaman yang semakin dinamis.

Salah satu daerah yang telah berbenah mengikuti pergesaran pasar ke arah digital adalah Daerah Istimewa Yogyakarta. Tahun 2016 lalu, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta meluncurkan aplikasi Jogja Istimewa. Aplikasi ini  dapat membantu Daerah Istimewa Yogyakarta bersaing di era digital tourism 4.0. Apa itu aplikasi Jogja Istimewa? Dan apa saja kelebihannya? Baca artikel ini sampai habis, ya!



MENGENAL APLIKASI JOGJA ISTIMEWA


Aplikasi Jogja Isimewa merupakan sebuah aplikasi layanan yang dibuat Pemda DIY, dengan tujuan agar masyarakat dapat lebih mengenal Kota Yogyakarta. Diluncurkan pada 2016 yang lalu, aplikasi ini dapat di unduh
secara gratis di Google Play Store. Untuk saat ini, aplikasi ini hanya tersedia untuk android, dan belum tersedia untuk ios.

Untuk lebih jelasnya, bisa disimak penjelasan dari Kepala Diskominfo DIY di bawah ini.




MANFAAT APLIKASI JOGJA ISTIMEWA


Aplikasi Jogja Istimewa akan sangat membantu wisatawan yang hendak berkunjung ke Yogyakarta, karena aplikasi ini berisikan panduan untuk menikmati dan menjelajahi keistimewaan Yogyakarta. Panduan yang ada di aplikasi ini cukup lengkap dan update, termasuk cuaca dan suhu yang sedang terjadi di Yogyakarta. Jadi, wisatawan dapat mempersiapkan kebutuhan yang diperlukan dengan baik.

 
 

FITUR-FITUR APLIKASI JOGJA ISTIMEWA


Fitur-fitur yang ada pada Aplikasi Jogja Istimewa sangat lengkap. Berikut fitur-fiturnya.



1. Jogja Budaya


Pada fitur jogja budaya, pengguna akan disuguhkan informasi seputar budaya Daerah Istimewa Yogyakarta, baik budaya masa lampau, maupun budaya masa kini. Fitur ini juga dilengkapi jarak tempuh antara lokasi wisata yang ingin dituju, dengan posisi kita saat membuka aplikasi ini.



Informasi sejarah dan budaya yang diberikan tentu sangat bermanfaat, terutama untuk wisatawan yang ingin mengenal dan lebih dekat dengan sejarah dan budaya Daerah Istimewa Yogyakarta. Belajar mengenai sumbu filosofi jogja, merupakan suatu hal yang menarik untuk saya.

Sumbu filosofi jogja merupakan garis lurus yang membentang dari Tugu Pal Putih, menuju Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, hingga Panggung Krapyak, yang menggambarkan perjalanan hidup manusia sejak lahir hingga menemui ajalnya.

Apabila dirinci, maka Panggung Krapayak sampai Keraton merepresentasikan makna Sangkan Paran, yaitu asal muasal manusia untuk berproses menuju eksistensi. Sedangkan Tugu sampai Keraton merepresentasikan makna Paraning Dumadi, yaitu manusia yang eksis berproses untuk menjalankan kehidupannya. Proses itu untuk  mendapatkan kehidupan dalam jalan keutamaan, jalan kesejahteraan, jalan kemuliaan, dan mampu membebaskan diri dari berbagai halangan, godaan, serta nafsu angkara murka.

Manunggaling Kawula sampai Gusti atau kesatupaduan antara Kawula dan Gusti, atau antara rakyat dan raja (mikrokosmos), serta antara manusia dengan Tuhan (makrokosmos), dapat menjadi jalan kehidupan yang baik, terutama dalam tataran untuk selalu menjalankan konsep hamemayu hayuning bawana. Makna konsep itu yakni memperindah kehidupan di dunia atau menjaga kehidupan dunia secara baik.
  

2. Jogja Wisata


Terkadang, saat akan mengunjungi suatu lokasi wisata, kita bingung akan kemana karena minimnya informasi mengenai lokasi wisata di daerah tersebut. Pada fitur Jogja Wisata ini, kita akan disuguhkan informasi mengenai lokasi wisata yang ada di Yogyakarta. Lokasi wisata yang disuguhkan pada fitur ini sangat lengkap, baik desa wisata, wisata dan hiburan umum, wisata candi, wisata sejarah, wisata budaya, wisata religius, maupun wisata alam.

Setelah mengunjungi tempat wisata, pasti kita butuh tempat beristirahat untuk sekadar melepaskan lelah. Jangan khawatir! Karena pada fitur Jogja Wisata juga terdapat referensi tempat menginap yang berada di wilayah Yogyakarta. Mulai dari guest house sampai hotel bintang 5. Jadi, bisa disesuaikan dengan budget yang kita miliki.

Setelah puas berwisata di Yogyakarta, tentu kita ingin membeli cendera mata untuk keluarga di rumah. Pada fitur Jogja Wisata juga tersedia informasi mengenai kerajinan yang ada di Yogyakarta, baik kerajinan kain ataupun kerajinan tangan.



3. Jogja Layanan Publik


Destinasi wisata yang baik adalah destinasi yang menyediakan layanan publik secara lengkap. Misalnya SPBU yang berguna untuk mengisi bahan bakar kendaraan, atau tempat ibadah yang akan digunakan untuk beribadah di sela-sela waktu berwisata.

Terkadang, wisatawan sulit menemukan layanan publik yang dibutuhkan, karena tidak terlalu paham daerah yang dikunjungi. Nah, dengan menu layanan publik yang ada pada aplikasi Jogja Istimewa, wisatawan dapat dengan mudah menemukan layanan publik yang berada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, baik rumah ibadah, SPBU, ATM, ataupun kantor kepolisian.
 

4. Jogja Belajar


Sebagai kota pelajar, Yogyakarta memiliki banyak pusat pendidikan yang berkualitas. Jika kita ingin melanjutkan pendidikan ke Yogyakarta, tidak perlu pusing mencari informasi, karena pada fitur Jogja Layanan Publik terdapat informasi pusat pendidikan di Yogyakarta. Mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. 


Selain itu, ada pula layanan Jogja Belajar (JB) yang dapat digunakan untuk belajar secara online, baik pelajaran umum, maupun pelajaran budaya. Baik melalui tulisan, maupun melalui video.


5. Jogja Kuliner


Dalam berwisata ke suatu daerah, tidak lengkap rasanya jika tidak menyicipi makanan khas daerah tersebut. Namun terkadang ketidaktahuan lokasinya membuat kita urung mengunjungi. Pada fitur Jogja Kuliner, terdapat informasi mengenai makanan yang ada di wilayah Yogyakarta, baik makanan tradisional maupun makanan barat. Fitur ini juga akan sangat membantu saat kita kelaparan di tempat wisata. Tinggal buka aplikasi Jogja Istimewa, lalu klik fitur kuliner, kemudian tinggal cari tempat makan terdekat yang sesuai dengan keinginan kita. Mudah bukan?



6. Jogja Info



Pada fitur jogja info ini, pengguna akan diarahkan ke media sosial jajaran pemerintahan yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Hal ini tentu dapat digunakan wisatawan untuk bertanya seputar Yogyakarta yang belum ada pada aplikasi Jogja Istimewa.


7. Jogja Transportasi



Sebagai wisatawan, perlu untuk mengetahui jadwal keberangkatan transportasi umum menuju Daerah Istimewa Yogyakarta. Hal ini berguna untuk menyusun rencana perjalanan, agar perjalanan kita dapat diatur dengan rapih.

Pada fitur Jogja transportasi, pengguna akan diberikan informasi mengenai segala jenis transportasi, baik dari rumah menuju lokasi wisata yang ada di Yogyakarta, ataupun sebaliknya. Tentu fitur ini akan sangat membantu wisatawan yang ingin ke lokasi wisata yang ada di wilayah Yogyakarta, namun masih bingung harus naik kendaraan apa.
 

8. Jogja Event



Selain dikenal sebagai kota pendidikan, Daerah Istimewa Yogyakarta juga dikenal akan budayanya. Sayangnya, event budaya di Yogyakarta tidak terlalu terekspos dengan baik, sehingga wisatawan hanya menyaksikan event yang diadakan di sekitar Malioboro. Padahal, event yang diadakan pemda DIY sangat banyak. Dengan adanya fitur Jogja event ini, akan sangat membantu wisatawan yang ingin mencari hiburan alternatif selain wisata alam.
 

9. Jogja Galeri



Fitur gallery foto merupakan kumpulan foto destinasi wisata yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Namun bedanya, foto-foto yang ada di galeri ini merupakan hasil kontribusi dari wisatawan yang datang berkunjung.



Pada fitur ini, pengguna diberi akses untuk mengupload foto destinasi wisata yang ada di Yogyakarta. Caranya mudah, cukup klik tombol merah yang ada di tengah foto, kemudian klik "menggunakan kamera" jika ingin mengambil foto secara langsung, atau klik "ambil dari galeri" jika fotonya sudah tersimpan di galeri handphone.
 

10. Jogja 360



Pada fitur 360 virtual tour, pengguna akan disajikan panorama yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Spesialnya, pengambilan foto ini dilakukan menggunakan kamera 360 sehingga terasa nampak asli.
 

11. Jogja Doeloe AR



Pada fitur Jogja doeloe AR, pengguna dapat mencari lokasi wisata yang akan dituju menggunakan teknologi AR. Pengguna dapat melihat titik kordinat dan jarak dari pengguna ke wisata yang ingin dituju tersebut.
 

12. Jogja Streaming



Pada menu jogja stream, pengguna dapat melihat tayangan Jogja TV secara langsung. Tak hanya itu, pengguna juga dapat melihat kondisi Daerah Istimewa Yogyakarta  melalui CCTV yang telah ditaruh di beberapa titik.


PENUTUP


Melihat aplikasi jogja istimewa ini, kekhawatiran bahwa teknologi akan "membunuh" budaya lokal tidak terbukti. Nyatanya, antara teknologi informasi dan budaya bisa berjalan bersamaan, bahkan saling mendukung.

Mari dukung destinasi wisata di Indonesia. Jangan lupa untuk mendownload aplikasi Jogja Istimewa, agar perjalanan wisata anda menjadi semakin mudah. Dan semoga kehadiran aplikasi jogja istimewa ini, dapat membantu Daerah Istimewa Yogyakarta dalam persaingan wisata di era digital tourism 4.0.
 

#Tulisan ini diikutsertakan dalam kompetisi Pagelaran TIK yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika DIY 2019.

You Might Also Like

0 comments

Subscribe